Detail Info Terkini

Begini Perbedaan Cara Kerja Investasi Saham dan Trading Saham yang Perlu Anda Tahu

16 Juni 2022 | Kategori : Saham

Dalam dunia saham ada dua cara kerja yang dapat dilakukan yaitu dengan investasi dan trading. Keduanya sama-sama dapat memberikan imbal hasil yang besar hanya saja cukup beresiko. Tapi meskipun demikian, terdapat perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham. 

 

Perbedaan tersebut penting untuk dipahami sebelum memilih bermain saham karena perihal cara kerja tentu saja perlu strategi yang berbeda. Alasannya, agar keuntungan dapat lebih optimal. Selain itu, supaya bisa membedakan mau memilih bermain saham dengan trading atau investasi.

 

Cara Kerja Investasi Saham

 

Saham merupakan surat berharga yang menunjukkan adanya kepemilikan atas suatu perusahaan. Bila seorang investor membeli 20% dari total saham yang diperdagangkan itu artinya ia sudah membeli 20% kepemilikan atas perusahaan tersebut. 

 

Tentu saja investor tersebut berhak memperoleh pembagian keuntungan atau dividen. Lebih jelasnya berikut ini beberapa poin yang perlu diketahui mengenai bagaimana cara kerja saham dalam dunia investasi:

 

  • Dalam upaya mendapatkan profit lebih dari pertumbuhan perusahaan maupun hak suara pemegang saham perlu membeli atau mempunyai lebih banyak saham.
  • Bila indeks harga saham naik, harga saham di pasar maupun di perusahaan mengalami peningkatan, demikian pula jika indeks harga saham turun maka rata-rata harga saham akan mengalami penurunan.
  • Faktor pemengaruh perubahan indeks harga saham ini dari dua hal yaitu semakin banyak pemilik penjual saham maka harganya juga semakin rendah. Bila banyak yang membeli saham maka semakin naik harga saham.
  • Pemegang saham akan menjual saham tersebut ketika harganya lebih tinggi dibandingkan harga belinya dengan tujuan bisa mendapatkan keuntungan atas investasinya. 

 

Jadi memang terdapat perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham. Dalam investasi saham, pemegang saham bisa kehilangan sebagian aset investasinya maupun secara keseluruhan bila perusahaan tidak memiliki kinerja yang bagus dan dalam kondisi nilai sahamnya turun. Ini terjadi bila investor menjual ketika indeks harganya anjlok. 

 

Hanya saja pada umumnya, mereka membeli maupun menjual saham sudah melalui ekspektasi pendapatan maupun keuntungan perusahaan sebagai salah satu strategi supaya mendapatkan profit yang maksimal. Sehingga persoalan masalah ekspektasinya kurang tepat mengenai indeks harga hanya menjadi risiko yang bisa diwaspadai.

 

Cara Kerja Trading Saham

 

Dalam dunia saham tentu saja perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham dapat dilihat juga dari jangka waktu, analisa sampai prinsip jual belinya. Bisnis trading saham merupakan suatu kegiatan membeli dan menjual saham dengan mengambil peluang fluktasi harga pasar untuk dimanfaatkan agar mendapatkan keuntungan setiap harinya. 

 

Lebih rinci mengenai cara kerja trading saham bisa mencermati ulasan kami berikut ini: 

 

1. Transaksi Dilakukan dalam Jangka Waktu Pendek

 

Perbedaan trading dan investasi saham yang pertama dari segi jangka waktunya. Trading saham jangka transaksinya pendek sementara investasi fokus pada tempo jangka panjang.

 

Adanya perbedaan ini membentuk strategi yang berbeda juga di antara keduanya sekaligus prinsip dan tindakannya. Bisa dikatakan trader transaksi sahamnya relatif singkat berbeda dengan investor yang membutuhkan waktu lama. 

 

2. Mengandalkan Analisa Teknikal daripada Fundamental

 

Perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham juga terletak pada aspek analisa yang dilakukan. Trading saham lebih menggunakan analisa teknikal sementara investasi lebih kepada analisa fundamental. 

 

Investasi saham cenderung lebih pasif sementara trading saham menuntut tradernya bersikap lebih aktif. Alasannya karena sebagai seorang trader hanya tersedia waktu yang cukup singkat untuk menganalisa pasar dan menentukan waktu dan harga terbaik dalam hal transaksi saham. 

 

Ini juga menjadi alasan mengapa trading saham menggunakan analisa teknikal, karena memang harus mengimbangi jangka waktu yang dipilih. Trader harus menemukan solusi terbaik untuk trading saham dalam jangka waktu lebih singkat dibandingkan seorang investor.

 

Tentu saja, sudah tampak jelas perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham dari strategi dan penentuan keputusan dengan pemilihan teknik analisa yang digunakannya. Analisa teknikal dalam trading saham membantu trader mau melihat pergerakan saham dalam kurun waktu singkat.

 

Ini menjadi analisa penting bagi para trader karena memang trading saham sensitif terhadap kondisi pasar dan sentimennya dibandingkan fundamental perusahaan. Maka dari itu, analisis harus dilakukan secara detail dan teliti dari segala faktor yang beresiko. 

 

Bila analisa teknikal ini berhasil diterapkan dengan baik, peluang untuk mendapatkan capital gain terbaik dari selisih harga akan didapatkan oleh seorang trader. Jadi diperlukan ketelitian dan kesabaran tersendiri agar bisa meminimalisir atau menghindari resiko.

 

3. Menerapkan  Prinsip Buy and Sell

 

Perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham juga dari segi prinsip yang digunakan. Trader saham membeli saham kemudian menjualnya dalam jangka waktu singkat dengan syarat nilai saham sudah sampai pada range yang diinginkan. 

 

Trader tidak akan menyimpan aset terlalu lama mereka akan langsung menjualnya dalam waktu yang cepat dari waktu pembeliannya bila melihat peluang. Ini terjadi karena prinsipnya sendiri yang mana mengharapkan imbal balik yang lebih tinggi dibandingkan investasi sehingga menerapkan sistem buy and sell. 

 

Dari perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham ini menjadi pertimbangan tersendiri sebelum bermain saham. Agar nantinya bisa menyesuaikan dengan kemampuan dalam menganalisis pasar tidak bingung lagi mau melakukan trading saham mau atau investasi. 


Sebab, bila terjadi kesalahan permainan saham yang dipilih akan sangat beresiko bagi pembeli maupun penjual saham. Oleh karena itu, perbedaan cara kerja investasi saham dan trading saham harus betul-betul dipahami untuk meminimalisir risiko maupun mencegahnya.


Bagikan  
  20
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami