Detail Info Terkini

Instansi Pemerintah Wajib Gunakan Kendaraan Listrik, Saham Gaya Abadi (SLIS) Melesat 204%

23 September 2022 | Kategori : Saham

Saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) berhasil ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) sebesar Rp 90 (25%) menjadi Rp 450. Dengan demikian, harga saham SLIS telah melesat 204,05% dari Rp 148 menjadi Rp 450 sepanjang September 2022 berjalan ini.Saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) berhasil ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) sebesar Rp 90 (25%) menjadi Rp 450. Dengan demikian, harga saham SLIS telah melesat 204,05% dari Rp 148 menjadi Rp 450 sepanjang September 2022 berjalan ini.

Lonjakan harga saham tersebut terjadi setelah pemerintah mendorong seluruh instansi pemerintah menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas. Kewajiban tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau Kendaraan Perorangan dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Lalu, bagaimana prospek produsen kendaraan listrik merek dagang SELIS ini? Direktur Utama SLIS Edi Hanafiah Kwanto sebelumnya mengatakan, perusahaan yang dikendalikan oleh PT Selis Investama Indonesia ini akan meningkatkan kinerja bisnis, apalagi dari sisi volume sangat baik di mana penjualan sepeda listrik (e-bike) tahun lalu mencapai 20.605 unit, motor listrik (e-motor) 3.886 unit, dan sepeda anak-anak (kids bicycle) 55.814 unit.

Berdasarkan survei yang dilakukan pihak ketiga, kata Edi, merek SELIS yang diproduksi anak usaha PT Juara Bike (JB), kini menempati posisi terdepan dalam kategori kendaraan listrik, sehingga perseroan meyakini jumlah pelanggan akan terus naik dan berdampak pada pertumbuhan penjualan dan laba.

Sementara itu, hingga Juni 2022, perseroan mencetak peningkatan penjualan dari Rp 219,99 miliar menjadi Rp 227,31 miliar. Sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat dari Rp 13,67 miliar menjadi Rp 15,05 miliar. Laba per saham dasar naik dari Rp 6,84 mnjeadi Rp 7,53.


Bagikan  
  20
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami