Detail Info Terkini

Harga Gandum Meroket, Begini Nasib Saham Duo Indofood

12 Agustus 2022 | Kategori : Saham


Berbeda dengan ICBP, harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga terkoreksi tetapi lebih tipis dengan pelemahan 0,38% dan ditutup di Rp 6.575/unit.

Sentimen yang turut mempengaruhi pergerakan harga saham emiten konsumen ini adalah kenaikan harga gandum dan mie instan.

Kalau harga gandum melesat, maka biaya produksi yang ditanggung oleh produsen mie instan akan naik dan jika tidak diikuti dengan kenaikan harga jual produk maka marjin laba produsen bisa tergerus.

Di tengah maraknya rumor harga mie instan yang bisa naik sampai 3x karena tingginya harga gandum tersebut, bos INDF yaitu Franky Welirang pun ikut buka suara.

Franky tak menampik, gandum yang masuk pada Agustus hingga September besok bisa saja menjadi harga gandum tertinggi. "Tapi, kenaikan ini tak berdampak banyak terhadap harga mie," ujar Franky, Rabu (10/8/2022).

"Harga mie instan bisa saja naik, bisa saja. Tapi kalau ada pernyataan yang mengatakan bisa 3 kali lipat, itu berlebihan. Sangat-sangat berlebihan," kata Franky seperti dikutip dari Detik.com, Rabu (10/8/2022).

"Saya kira nggak perlu ditakut-takuti lah rakyat ya (soal harga mie instan). Harga gandum memang sudah yang tertinggi hari ini. Ya susah, tidak akan naik lagi, saya tidak melihat harga gandum internasional akan lebih tinggi dari hari ini," tuturnya.


Bagikan  
  52
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami