RRG Indonesia

Relative Rotation Graph® / RRG ®

  • Graph yang menunjukkan Tren Relatif beberapa saham atau sektoral terhadap Benchmark (Patokan) dalam satu grafik.
  • RRG dikembangkan oleh Julius de Kempenaer, seorang Sellside analis di Belanda
  • RRG memberikan jawaban bagi Portfolio Manager untuk mengetahui Relatif Tren suatu saham atau sektor dengan yang lain
  • RRG merupakan salah satu Tools andalan yang ada di Bloomberg Terminal
  • RRG, Relative Rotation Graph, tidak sama dengan RSI (Relative Strength Index) by Welles Wilder. RSI by Welles Wilder hanya untuk satu Saham
  • RRG dapat di gunakan untuk beberapa saham sekaligus
  • “RRG menunjukkan kekuatan Tren Relatif beberapa saham/sektor yang ada di grafik terhadap tolak ukur umum (Common Benchmark) dan satu sama lain. “Hati-hati, RRG TIDAK menunjukkan kinerja (relatif) seperti itu!

RRG® membandingkan saham-saham atau sektoral index dengan benchmarknya dan kemudian menempatkan hasilnya pada 4 kuadran yaitu LEADING, WEAKENING, LAGGING dan IMPROVING. Sumbu X pada RRG menunjukkan Relative Strength (JdK RS-Ratio) dan sumbu Y menunjukkan Momentum (JdK RS-Momentum) pada relative strength tersebut.

RRG Four Main Quadrants

LEADING

  • Saham yang berada pada kuadran ini Outperform / mengungguli Benchmarknya
  • Relative Uptrend terhadap Benchmark dan Trendnya semakin Kuat.
  • Rekomendasi umumnya HOLD (Tahan)

WEAKENING

  • Saham yang berada pada kuadran ini masih memiliki kecenderungan Tren Relatif positif namun Momentum Tren telah melemah
  • Momentum yang jatuh adalah peringatan dini bahwa Trend Relatif akan berubah
  • Rekomendasi umumnya SELL (jual) / Re-BUY (Beli kembali)

LAGGING

  • Saham yang berada pada kuadran ini berada dalam Tren relatif turun terhadap dan Tren semakin melemah.
  • Saham yang berada pada kuadran ini Underperform / menjuauhi Benchmark
  • Rekomendasi umumnya AVOID (hindari)

IMPROVING

  • Saham yang berada pada kuadran ini berada dalam Tren Relatif negatif namun Momentum Tren membaik.
  • Momentum yang meningkat merupakan indikasi awal bahwa Tren Relatif akan berubah
  • Rekomendasi umumnya BUY (beli) atau Re-SELL (Jual kembali)

RRG® umunya di pakai dengan strategi Top-Down. Dimulai dari Benchmark Sektoral terhadap COMPOSITE (IHSG). Kita bisa mengetahui sektor-sektor apa saja yang Relatif Tren nya mengungguli IHSG, yang melemah terhadap IHSG, yang mulai meningkat Relatif Tren nya dan sektor-sektor apa yang terbelakang dari IHSG. Dari sektornya baru kita pilih saham-saham yang potensialnya besar.

Yang perlu di ingat:

  • Ketika anda melihat saham bergerak menuju kuadran LEADING dan harga sahamnya sedang turun bukan berarti “Under” Performance, karena RRG itu mengukur kekuatan Tren Relatif.
  • RRG menunjukkan Tren yang relatif terhadap Common Benchmark dan Tren tidak berubah dalam semalam “Trends do not change Overnight”
  • RRG bukan “Standalone Tools”, anda harus menggabungkan dengan Indikator Teknikal Lainnya agar mendapatkan hasil yang Maksimal.

Anda bisa mendapatkan RRG Online dan RRG Desktop di https://www.relativerotationgraphs.com/

RRG Sektoral terhadap IHSG
RRG Sektoral terhadap IHSG

Official Telegram Group : https://t.me/RRGIndonesia
Official Telegram Channel: https://t.me/RRGIndonesiaChannel